LAMONGAN – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Lamongan berkolaborasi dengan Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar pelatihan pengolahan pangan dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kegiatan dilaksanakan di halaman Guest House Pendopo Kabupaten Lamongan dengan menghadirkan praktik pembuatan mie berbahan Chlorella dan yoghurt dari susu kambing.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi dan pemanfaatan potensi pangan serta hasil peternakan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga berkesempatan mengikuti secara langsung proses pengolahan produk.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada pengolahan Chlorella sebagai salah satu bahan dalam pembuatan mie. Selain itu, susu kambing juga diolah menjadi yoghurt sebagai salah satu bentuk diversifikasi produk hasil peternakan.
Kegiatan turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lamongan, yang berkesempatan melihat langsung proses pelatihan dan berbagai produk olahan yang diperkenalkan.
Kolaborasi antara DPKH Kabupaten Lamongan dan UNAIR menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Melalui kolaborasi tersebut, pengetahuan dan inovasi dari perguruan tinggi dapat diperkenalkan kepada masyarakat untuk mendukung pengembangan dan pemanfaatan potensi lokal.
Pengolahan hasil peternakan menjadi berbagai produk turunan juga membuka peluang untuk meningkatkan nilai tambah. Susu kambing yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai produk segar dapat dikembangkan menjadi yoghurt, sementara inovasi pengolahan pangan berbahan Chlorella memberikan alternatif produk yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat.
DPKH Kabupaten Lamongan bersama UNAIR terus mendorong penguatan kolaborasi melalui edukasi dan inovasi di bidang peternakan serta pengolahan hasil peternakan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru sekaligus membuka peluang pengembangan produk bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan, sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan sektor peternakan dapat dilakukan melalui kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.



