Lamongan, 23 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Lamongan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari tentang Peningkatan Mutu Genetik dan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di sektor peternakan. Kegiatan berlangsung di Guest House, Pendopo Kabupaten Lamongan.
Penandatanganan MoU dihadiri oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, MBA., M.Ek., Kepala BBIB Singosari Dr. drh. Akbar Yasin, M.P., Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Dr. Moh. Nalikan, M.M., Asisten Tata Pemerintahan Joko Nursiyanto, S.H., M.H., Kepala Bapperida Kabupaten Lamongan Dr. Sujarwo, S.T., M.M., Kepala BPKAD Kabupaten Lamongan Drs. M.S. Heruwidi, M.M., Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan Dr. Shofiah Nurhayati, S.P., M.Si., serta jajaran kepala perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional, termasuk melalui penguatan sektor peternakan sebagai salah satu penopang penyediaan pangan bergizi.
Melalui kerja sama ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan bersama BBIB Singosari akan melaksanakan berbagai program strategis, di antaranya penyediaan 30.000 dosis straw inseminasi buatan untuk peningkatan mutu genetik ternak, pelaksanaan transfer embrio (TE) Belgian Blue sebanyak tiga embrio, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui sertifikasi kompetensi Inseminator (IB), Pemeriksa Kebuntingan (PKB), dan Asisten Teknis Reproduksi (ATR).
Sebagai tindak lanjut, kerja sama ini akan diarahkan pada peningkatan mutu genetik ternak melalui pemanfaatan bibit unggul seperti Belgian Blue dan Brahman Red. Selain itu, hasil transfer embrio Belgian Blue akan dibeli sepenuhnya oleh BBIB Singosari, serta direncanakan usulan pelatihan Pemeriksa Kebuntingan (PKB) pada Tahun Anggaran 2027 guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang reproduksi ternak.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan BBIB Singosari, diharapkan kualitas genetik ternak, produktivitas peternak, serta daya saing subsektor peternakan di Kabupaten Lamongan terus meningkat sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.




